Pertolongan Pertama Ketika Montor Terkena Banjir

Berbicara tentang hari sial maka kita semua tidak ada yang tahu termasuk terkena banjir ketika sedang dalam perjalan menggunakan montor kesayangan kita. 

Menginggat negara kita beriklim tropis dengan dua musin penghujan dan kemarau, dimana sekarang ini bisa dikatakan musim penghujan di Indonesia cukup ekstrem karena secara kuantitas hujan dan durasi hujannya yang begitu lama.

Sementara itu daerah terbuka hijau atau daerah resapan air mulai berkurang beralih menjadi bangunan diperkotaan. Maka banjir sudah menjadi hal yang sering terjadi saat memasuki musim penghujan di Indonesia.

Ada beberapa kondisi dimana kita tidak memungkinkan untuk menyelamatkan montor kesayangan kita dari terjangan banjir. 

Montor Terkena Banjir
Montor Terkena Banjir (istock)

Mungkin kita sedang menggunakannya dimana kita harus dan mau tidak mau melewati jalan tersebut, ataupun saat berada dirumah saat tidak digunakan dimana banjir begitu dalamnya sehingga tidak sempat kita menyelematkan montor yang kita miliki.

Baca jugaPerawatan Rutin Montor Matic Kesayangan Anda

Jika sudah terendam banjir tentunya akan menjadi masalah bagi mesin montor kita jika kita tidak segera melakukan pertolongan pertama, setidaknya anda sebagai pengguna montor harus tahu apa yang harus anda lakukan jika montor anda harus terendam banjir untuk mencegah kerusakan yang bisa terjadi.

Berikut akan saya bahas apa saja yang harus anda lakukan ketika montor anda harus menerabas banjir ataupun montor anda terendam banjir agar montor tetap bisa selamat dan aman kondisi mesinnya.

Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Montor Terkena Banjir

Jangan Pernah Nyalakan Mesin Montor Saat Kondisi Terendam

Banyak dari kita ketika montor sudah dalam keadaan terendam banjir langsung reflek mencoba menyalakan mesin montor untuk mengecek atau mengetahui kondisi montor apakah masih bisa menyala atau tidak. 

Padahal hal ini salah kaprah justru hanya akan menyebabkan kerusakan pada mesin montor yang anda miliki.

Ketika kondisi banjir tinggi maka air bisa melebihi ketinggian dari mesin dan ar bisa masuk kedalam silinder. Resikonya jika dipaksakan menyala akan terjad yang namanya water hammer yaitu kondisi dimana piston montor anda bisa jebol dan setang piston juga bisa bengkok.

Hal ini berlaku juga ketika montor dalam kondisi berjalan dimana anda harus melewati banjir yang cukup tinggi yang beresiko menyebabkan air masuk kedalam mesin maka lebih baik anda menghindarinya (bisa putar balik dan cari jalan lain), sebisa mungkin menerabas banjir yang tinggi tadi kalau gak ada jalan lain bisa berhenti dan aman montor anda ditempat yang aman dari banjir sementara atau kalau benar-benar kepepet ya bisa dimatikan mesin dan menuntunnya.

Jangan paksakan menerabas genangan banjir yang tinggi dan berharap mesin masih aman dan berjalan dengan baik, nanti kalau sudah mati baru dituntun. Ini bisa menyebabkan air masuk ke piston dan kerusakan pada piston seperti yang sudah saya terangkan diatas.

Segera Selamatkan Montor Anda dari Banjir Ke Tempat Yang Aman

Jika montor anda mungkin terendam banjir dirumah atau mungkin anda sedang bekerja dikantor dan tiba-tiba banjir datang maka bisa segera menyelamatkan montor anda.

Jika banjir masih belum terlalu tinggi anda bisa segera menyelamatkan montor anda, karena kita tidak tahu apakah banjir akan surut atau malah tambah tinggi lagi banjirnya.

Namun jika anda sudah dalam kondisi dimana montor anda benar-benar terendam banjir yang tinggi maka sebaiknya juga segera menyelamatkan montor anda bersama anda sekaligus tentunya.

Tidak membiarkannya begitu saja terendam banjir karena mungkin anda merasa sulit untuk memindahkannya sekarang ke tempat yang aman dari banjir. Jika banjir sudah merendam montor maka sudah dipastikan air masuk ke bagian pembakaran montor tersebut.

Jika anda membiarkan terlalu lama terendam dengan berharap nanti banjir akan surut takutnya malah hanya menyebabkan bagian mesin menjadi berkarat yang terbaik anda bisa menyelamatnya bisa dengan menuntutnya ke daerah tinggi yang tidak terkena banjir.

Walau terkesan sulit dan merepotkan namun itu harus anda lakukan untuk menyelamatkan kondisi mesin anda, dan jangan sesekali menyalakan mesin montor anda ketika montor sudah terendam seperti yang sudah saya sebutkan diatas.

Cek Knalpot Pastikan Sisa Air Masuk Keluar

Fungsi knalpot sendiri sebagai tempat pembuangan gas tentunya wajib terhindar dari yang namanya air. Saat montor terendam tinggi maka kemungkinan besar air masuk ke dalam knalpot montor anda. 

Begitu juga saat anda gunakan montor menerabas genangan banjir, saat anda mengurangi gas ditengah banjir secara fisika knalpot akan otomatasi menghisap air yang ada disekitar. Jika air sudah masuk maka tentunya montor anda akan mengalami mogok.

Untuk bisa mengeluarkan air dari knalpot anda bisa melepas atau jika anda merasa sulit untuk melakukannya, bisa dengan mengangkat stang montor dan memposisikan knalpot dibawah. Mungkin anda butuh bantuan orang setidaknya 2 orang untuk bisa melakukan ini.

Terakhir jika air memang sudah masuk kedalam knalpot maka anda sudah harus juga mengganti oli mesin anda dengan yang baru, pastikan kuras habs oli lama montor anda.

Bersihkan Montor Setelah Banjir dengan Air Bersih

Jika montor anda terendam banjur atau habis menerabas genangan banjir maka anda bisa cepat-cepat untuk membersihkan montor anda dengan air bersih begitu montor anda sudah aman dari banjir.

Air banjir tentunya kotor membawa lumpur apalagi jika banjir ditempat anda adalah banjir rob yang berasa dari air laut yang mengandung garam.

Jika tidak segera dibersihkan dengan air bersih maka bisa jadi sisa kotoran dari lumpur in merusak cat montor dan menyebabkan karat, terutama banjir rob yang langsung berdampak parah menyebabkan korosi pada bahan besi.

Anda bisa membersihkan sendiri dirumah dengan mengucurkan air bersih, jika montor masih dalam keadaan basah terkena air banjir cukup dibilas dengan air bersih saja, namun jika lumpur sudah mengering dan sulit dibersihkan bisa menggunakan sabun untuk membersihkannya.

Anda bisa juga membawa montor anda ke pencucian montor untuk membersihkan lebih bersih dan detail jika memungkinkan, jika tidak maka membilas dan mencuci sendiri dirumah setelah banjir sudah cukup untuk mengamankan montor anda dari karat.

Cek Kondisi Oli Mesin dan Oli Gardan

Saat montor terendam banjir atau anda gunakan menerabas banjir yang cukup tinggi maka besar kemungkinan air banjir tersebut bisa masuk dan bercampur kedalam oli mesin dan juga oli gardan pada montor matic anda,.

Ketika oli mesin ataupun oli gardan bercampur dengan air banjir yang mengandung lumpur dan kotoran ini maka sifat oli didalam montor bisa berubah.

Oli bisa kehilangan sifatnya untuk melumasi mesin dari gesekan yang ada. Anda bisa mengecek sendiri kondisi oli yang tercampur oleh air saja maka kondisi oli bisa berubah warna menjadi putih susu dan in sudah tidak layak digunakan.

Apalagi jika pada oli mesin ataupun oli gardan pada montor matic tercampur oleh air banjir yang mengandung lumpur.

Anda bisa langsung mengecek kondisi oli mesin dan oli gardan anda apakah dari segi warna masih normal dan layaknya oli pada umumnya, atau mungkin sudah ada perubahan warna seperti putih susu ataupun terlihat air lumpur didalamnya.

Jika sudah tercampur air maka anda harus segera menganti oli mesin maupun oli gardan montor anda. Untuk amannya jika terasa montor terendam banjir maka anda bisa langsung memutuskan untuk mengganti oli mesin ataupun oli gardan anda.

Karena jika anda paksakan tidak menganti oli yang sudah tercampur air banjir maka bisa merusak komponen seperti piston, boring liner noken as dan kerusakan pada bagian mesin lainnya, bisa jadi turun mesin yang membuat anda harus merogoh koncek dalam untuk biaya servisnya.

Keringkan Busi dan Cangklongnya

Ketika montor diajak menerabas banjir ataupun terendam banjir maka bagian busi berserta cangklongnya ini bisa basah dan kotor hal ini membuat montor tidak mau menyala. 

Walaupun disini saya tidak merekomendasikan menyalakan montor saat terkena banjir sebelum anda melakukan hal-hal yang sudah terangkan diatas.

Disini anda bisa segera melepaskan cangklong busi lalu mengeringkannya bisa dengan ditiup dan menggunakan lap agar kering. Karena jika busi dalam kondisi basa tentunya tidak bisa memantikan api untuk bisa menyalakan montor.

Anda bisa cek juga kondisi busi montor anda apakah perlu diganti atau tidak, jika hanya basah biasanaya cukup dikeringkan saja sudah bisa digunakan kembali.

Periksa Kondisi Filter Udara

Bagian filter udara ini tentunya akan mengalami basah saat montor terkena banjir, ketika filter udara basah maka aliran udara yang masuk ke ruang pembakaran akan menjadi sulit dan sedikit yang masuk.

Mesin montor bisa jadi brebet dan bahkan tidak mau menyala karena mungkin filter udara benar-benar basah dan kotor.

Anda bisa mengecek bagian filter udara montor anda saat terkena banjir jika basah saja mungkin masih bisa diselamatkan dengan dikeringkan dijemur dibawah sinar matahari, namun jika sudah kotor dengan lumpur ya mau tidak mau anda harus menggantinya dengan yang baru.

Filter udara ini penting untuk menyaring udara dari luar untuk masuk diruang pembakaran jika filter udara sudah dalam kondisi tidak baik mungkin kotor ataupun sobek maka resiko debu, pasir dan kotoran kecil bisa masuk ke ruang pembakaran dan bagian throttle body bisa kotor yang membuat tarikan montor jadi tidak enak.

Segera Bawa Ke Bengkel Untuk Diperiksa Lebih Lanjut

Jika montor anda benar-benar terendam apalagi jika banjir anda adala banjir rob yang berasal dari air laut maka memang anda sebaiknya segera menyerahkan montor anda ke bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut yang tidak mungkin anda lakukan sendiri dirumah.

Seperti pembersihkan pada CVT pada montor matic yang tentunya jika menerabas banjir akan kotor dengan lumpur yang bisa membuat bagian CVT ini kotor dan bisa aus part didalamnya karena gesekan dengan pasir dan lumpur jika dibiarkan kering.

Pembersihkan pada bagian karburator, throttle bodi dan juga pengecekan tanking bensin apakah aman dari air jika kemasukan air maka perlu juga dilakukan pengurasan tanki bensin.

Dan pembersihan bagian mesin lainnya yang terkena banjir karena sifat air banjir yang asam bisa menyebabkan karat jika tidak dibersihkan.

Namun jika anda dirasa anda menerabas banjir yang tidak terlalu tinggi dan tidak banjir rob bisa cek poin diatas sembari merasakan kondisi mesin anda, tapi kalau memang lebih amannya segera membawanya ke bengkel langganan anda untuk dicek lebih lanjut.

Kesimpulan

Banjir memang menjadi momok yang berbahaya bagi montor kesayangan kita, sebisa mungkin kita menghindari dari yang namanya banjir. 

Jangan pernah memaksakan montor kita untuk menerabas genangan banjir apalagi banjir yang tinggi, genang banjir yang tidak terlalu tinggipun bisa berbahaya jika berasal dari banjir rob yang bisa menyebabkan komponen montor berkarat.

Jika memang kondisi montor tidak bisa kita selamatkan mungkin terendam maka segera mungkin menyelamatkan montor ke tempat yang kering, keluarkan air dari knalpot, bersihkan montor dengan air bersih untuk menghindari karat dan cek semuanya seperti yang sudah saya terangkat diatas.

Jangan sesekali mencoba menyalakan mesin ketika kondisi montor sudah terendam dan segeralah ke bengkel montor langganan untuk lebih praktis dan mendapatkan pengecekan kondisi montor.

Karena kalau dibiarkan tentunya bukan tidak mungkin terjadi kerusakan yang parah pada montor yang mengharuskan kita mengeluarkan uang lebih banyak lagi.

Leave a Reply